Menjadi Orang Soleh
Sebelum menjadi orang yang shalih, cari istri / suami yang shalih dulu ya gaesss 😊
.
# Pengaruh Keshalihan Orang Tua Pada Anak-Cucu
Banyan orang tua yang ingin anak shalih
Mereka tidak berusaha menjadi orang tua yang shalih
Keshalihan orang tua menjada keshalihan anak-keturunan dengan izin Allah
Selama ini kita percaya bahwa bentuk fisik dan beberapa sifat akan diturunkan kepada anak-anak dan cucu. Karena ada pepatah
Buah itu tidak bisa keluar dari pohonnya
Selektif memilih pasangannya agar menghasilkan keturunan anak-anak yang berkualitas baik fisik dan sifatnya. Akan tetapi perlu diingat bahwa keshalihan juga bisa diturunkan. Karena keshalihan bapak-ibu atau kakek-nenek, Allah mempertahankan anak-anak mereka dan cucu mereka kelak juga menjadi orang yang shalih.
Bisa kita lihat terjemahannya dalam Al-Quran. Allah Ta’ala berfirman,
.
“Wujud dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi rerata, sedang diperhitungkan adalah seorang yang saleh” (QS. Al Kahfi: 82)
.
Al-Qurthubi meningatkan,
.
“Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Ta'alamenjaga keshalihan seseorang dan menjaga keshalihan anak keturunannya jauh darinya [beberapa generasi setelahnya –pent]. Diriwayatkan [dalam kisah pada ayat] bahwa Allah menjaga keshalihan pada generasi ketujuh dari keturunannya. ”1
.
Bahkan ada beberapa ulama yang menjelaskan bahwa tidak mesti keshalihan orang tua atau kakek-nenek. Akan tetapi keshalihan kakek buyutnya beberapa generasi sebelumnya.
.
# Pengaruh Keshalihan Orang Tua Pada Anak-Cucu
Banyan orang tua yang ingin anak shalih
Mereka tidak berusaha menjadi orang tua yang shalih
Keshalihan orang tua menjada keshalihan anak-keturunan dengan izin Allah
Selama ini kita percaya bahwa bentuk fisik dan beberapa sifat akan diturunkan kepada anak-anak dan cucu. Karena ada pepatah
Buah itu tidak bisa keluar dari pohonnya
Selektif memilih pasangannya agar menghasilkan keturunan anak-anak yang berkualitas baik fisik dan sifatnya. Akan tetapi perlu diingat bahwa keshalihan juga bisa diturunkan. Karena keshalihan bapak-ibu atau kakek-nenek, Allah mempertahankan anak-anak mereka dan cucu mereka kelak juga menjadi orang yang shalih.
Bisa kita lihat terjemahannya dalam Al-Quran. Allah Ta’ala berfirman,
.
“Wujud dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi rerata, sedang diperhitungkan adalah seorang yang saleh” (QS. Al Kahfi: 82)
.
Al-Qurthubi meningatkan,
.
“Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Ta'alamenjaga keshalihan seseorang dan menjaga keshalihan anak keturunannya jauh darinya [beberapa generasi setelahnya –pent]. Diriwayatkan [dalam kisah pada ayat] bahwa Allah menjaga keshalihan pada generasi ketujuh dari keturunannya. ”1
.
Bahkan ada beberapa ulama yang menjelaskan bahwa tidak mesti keshalihan orang tua atau kakek-nenek. Akan tetapi keshalihan kakek buyutnya beberapa generasi sebelumnya.
Comments
Post a Comment