Puasa Yang Benar
Puasa berbicara tahan lapar dan dahaga saja, namun orang yang berpuasa inginnya menahan diri dari hal-hal yang diharamkan dan sia-sia. Jika tidak demikian, maka puasanya tidak bernilai di sisi Allah. Yang dia dapat bisa jadi hanya lapar dan dahaga. . Nabi ﷺ bersabda, “Betapa banyak orang-orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan apapun dari puasanya yang ada hanya rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ahmad) . Sejelek-jelek puasa adalah yang hanya menahan lapar dan dahaga saja, sementara maksiat masih terus mendukung pada bulan Ramadhan. . Sebagian Salaf berkata, “Tiap puasa yang paling rendah hanya merupakan minuman minum dan makan saja.” (Latha'if Al-Ma'arif, hlm.227). . "Barangsiapa yang tidak menghapus perkataan debu, bahkan tidak mengamalkannya, Allah tidak mengambil rasa lapar dan haus yang dia tahan." (HR. Bukhari, n0. 1903) . Maksiat secara umum mesti buang saat berpuasa. Telah kata Al-Baidhawi, “Maksud dari puasa orang mengangkat lapar dan dahaga semata. Dalam p...